Di umur saya saat ini, 19 tahun, sangat sedikit pengalaman saya dalam hal perencanaan keuangan. Akan tetapi saya mulai tertarik mengenai hal ini semenjak beberapa tahun yang lalu, tepatnya pada saat saya masih duduk di bangku SMA.
Saya saat itu membayangkan, apa saja yang mau saya beli. Tetapi karena belum memiliki penghasilan sendiri, saya hanya bisa berkhayal saja saat itu. Namun, khayalan tersebut tidak berhenti sampai di situ. Saya mulai memikirkan apa yang harus saya lakukan agar keinginan saya tersebut bisa tercapai.
Saya memulainya dengan langkah sederhana yang pasti juga banyak orang melakukannya. Iya, benar. Saya googling banyak hal. Mulai dari tips menabung, cara mendapat uang, hingga berbagai produk investasi pun tak luput dari rasa keingintahuan saya.
Sampai akhirnya saya menemukan artikel mengenai perencanaan keuangan yang mana artikel tersebut membahas apa saja yang perlu dilakukan agar tujuan keuangan kita bisa tercapai. Pikir saya saat itu, ini yang saya cari, ini yang saya butuhkan, perencanaan keuangan.
Sejak itu, perjalanan perencanaan keuangan saya pun dimulai. Saya mulai dengan mencatat pengeluaran saya setiap harinya, bahkan saking rajinnya mencatat pengeluaran saya, saya jadi lupa tujuan utama dari mencatat pengeluaran itu sendiri, yaitu agar terhindar dari pengeluaran yang tidak perlu.
Saya lupa tujuan utama itu, sehingga bukannya terkendali, pengeluaran saya malah makin bertambah karena saya ingin mencatatnya terus menerus. Dan begitulah langkah awal saya dalam perencanaan keuangan yang berakhir tidak sesuai ekspektasi awal.
Setelah itu, saya memutuskan untuk menabung uang jajan yang diberikan kepada saya. Awalnya saya berpikir ingin menabungnya sedikit-sedikit, namun sama seperti kasus sebelumnya, saya terlalu bersemangat sehingga pembagian uang untuk ditabung dan digunakan tidak sesuai porsinya, hingga berakhir tabungan saya pun saya buka untuk memenuhi kebutuhan saya.
Beberapa saat setelah itu, saya tidak lagi memikirkan perencanaan keuangan yang saya miliki, dan benar saja selama periode tersebut, pengeluaran saya jadi tidak terkontrol, banyak barang tidak penting yang saya beli karena tidak adanya pengendalian diri untuk mencapai tujuan yang diinginkan.
Hingga akhirnya saya lulus SMA dan menjadi mahasiswa, keinginan saya untuk mencapai tujuan keuangan pun muncul lagi. Dengan tujuan keuangan yang bertambah, saya pun harus melakukan perencanaan keuangan dengan lebih serius serta berusaha lebih konsisten dalam mengikuti rencana ya g sudah saya buat sebelumnya.
Saat ini, salah satu cara yang saya terapkan untuk menabung dan mengontrol pengeluaran saya ialah dengan memisahkan rekening tabungan dan rekening untuk kebutuhan sehari-hari. Cara ini saya rasa cukuo efektif, karena saya jadi lebih mudah memisahkannya.
Untuk kedepannya, saya berminat untuk menambah sumber pendapatan saya serta mulai menggunakan produk investasi agar uang yang saya miliki bisa menjadi aset yang bisa menghasilkan juga.
Begitulah perjalanan perencanaan keuangan saya sampai saat ini. Cukup sekian dari saya. Sampai jumpa.
Komentar
Posting Komentar